Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku bahwa dirinya awalnya merasa cemas tidak bisa mengimbangi laju kinerja menteri lainnya yang berada di Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo.
"Dari awal saya sebenarnya ketakutan tidak bisa menyeimbangkan semua laju menteri di kabinet," kata Susi Pudjiastuti, saat beraudiensi dengan para pengusaha di Menara Kadin (Kamar Dagang dan Industri), Jakarta, Kamis (30/10/2014).
Menurut Susi, hal itu antara lain karena dirinya merupakan sosok yang paling miskin pengalaman dengan tingkat pendidikan yang juga tidak setinggi menteri yang lainnya.
Apalagi, ia juga awalnya tidak menyangka dapat masuk dalam susunan kabinet dan sangat mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang berani menunjuk dirinya sebagai menteri.
Sebelumnya dalam acara itu, Susi mengajak pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri untuk membuat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan nuansa komersial.
Ia juga mengemukakan bahwa bila berbagai pihak dapat membantu nelayan untuk meningkatkan jumlah keuntungan yang diperoleh maka hal tersebut dinilai juga bakal membuat mereka merasa senang. (Antara)
Berita Terkait
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain