Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio, menyarankan Kubu Koalisi Indonrsia Hebat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi politiknya. Karena menurutnya, rendahnya kemampuan komunikasi politik-lah membuat KIH tidak dianggap KMP di parlemen.
"Menurut saya lobi-lobi poltik yang dilakukan KIH selalu menemui tembok, tapi tembok itu sebetulnya bukan kokoh tetapi komunikasi politiknya harus ditingkatkan," kata Hendri dalam diskusi bertajuk "Politik Ribut DPR" di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/1/12014).
Hendri menyoroti kurang kompaknya anggota DPR dari kubu KIH. Ia lalu mencontohkan kehadiran anggota dewan dalam Rapat Paripurna DPR tandingan yang dibentul KIH. Tidak semua legislator dari KIH hadir. Dari 250 anggota dewan dari KIH di DPR, hanya 178 orang yang hadir.
"Saat ini justru kita bisa lihat ketidakkompakan KIH sendiri yang hadir dalam paripurna hanya 178 dari 250 yang harusnya hadir," jelasnya.
Oleh karena itu dia menyampaikan bahwa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh KIH ke depan adalah menjaga kekompakan. Selanjutnya, KIH harus meningkatkan kemampuan komunikasi politik. Sebab, hanya dengan jalan itu, koalisi mereka dapat meraih kesuksesan.
"Menurut saya ini PR besar bagi pimpinan KIH, PDIP mereka harus melakukan komunikasi-komunikasi politik yang lebih intens lagi, karena dari awal kita lihat mereka kalah terus," tutupnya.
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!