Suara.com - Karyawati keturunan berinisial TP (32) menjadi korban penganiayaan dan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang bandar narkoba. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi.
"Pelakunya atas nama Hartono alias Atong," kata pengacara TP, Kellen Tjhia, Rabu (5/11/2014).
Kellen menceritakan Atong adalah bekas pacar TP. Atong, katanya, merupakan narapidana kasus narkoba yang seharusnya masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Ia dipidana 11 tahun dan denda Rp150 juta, mulai 10 April 2007 dan seharusnya baru bebas 9 April 2018.
"Bagaimana mungkin Atong bisa keluar. Padahal dalam UU, Atong hanya bisa keluar kalau ada keluarga meninggal, menikahkan anak dan pembagian warisan," katanya.
Itu sebabnya, Kellen mempertanyakan kenapa Atong bisa berkeliaran di luar lapas sehingga melakukan kekerasan terhadap TP di Apartemen Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Apa alasan lapas mengeluarkan Atong, serta apa bentuk izin yang diberikan lapas," katanya.
Kasus kekerasan tersebut terjadi pada 25 Januari 2012 silam sekitar jam 09.00 WIB. Yang mengherankan, kata Kellen, kala itu, Atong diantar tiga petugas lapas ke apartemen. Sesampai di apartemen korban, ketiga petugas memilih menunggu di bawah. Penganiayaan dan pelecehan seksual dilakukan di dalam apartemen TP dan tragisnya disaksikan langsung oleh kakak korban.
Berdasarkan hasil visum, alat kelamin korban mengalami luka, bagian leher, dada, tangan, dan kaki juga luka-luka.
"Alat kelamin korban mengalami luka dan nyeri, dada memar, leher ditonjok, tangan pelapor juga luka-luka berwarna biru, pintu kamar rusak, dan baju korban robek," katanya.
Berita Terkait
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal