Suara.com - Lima fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, PKB dan PPP melakukan rapat pleno internal, Kamis (6/11/2014). Rapat ini membahas penetapan alat kelengkapan DPR.
Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menerangkan, keputusan rapat ini memutuskan 11 Komisi dan alat kelengkapan dewan.
"Keputusannya, kami menyebar nama ke alat kelengkapan dewan, ada 11 komisi, diserahkan kepada pimpinan fraksi, setiap anggota harus ke komisi masing-masing," kata Hendrawan.
Dia menerangkan, dengan begitu komisi versi KIH ini bisa langsung bekerja. Namun, dia tidak menerangkan detail soal bagaimana kelanjutan komisi ini dengan alat kelengkapan dewan yang sudah terbentuk. Koalisi Merah Putih (KMP) sebelumnya sudah menetapkan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan.
"KIH minta harus kocok ulang," tuturnya.
Dia pun meminta supaya, saat pengocokan ulang komisi dan alat kelengkapan dewan ini bisa dibagi secara proporsional.
"Sebenarnya simple saja, kalo KIH kan inginnya pembagian AKD dilakukan secara proporsional. Jadi mudah sekali," kata Hendrawan.
Penjelasannya, dari 63 pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan, yang terdiri dari 16 Ketua dan 47 Wakil Ketua, bisa dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah kursi yang ada di DPR dan hasil pileg 2014. Total ada 555 anggota yang duduk di parlemen.
Berikut komposisi pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan versi KIH:
1. Fraksi PDIP: 109 anggota atau 19,46 persen memperoleh 3 ketua, 9 wakil ketua
2. Fraksi Partai Golkar: 91 anggota atau 16,25 persen memperoleh 3 ketua, 8 wakil ketua
3. Fraksi Partai Gerindra: 73 anggota atau 13,04 persen memperoleh 2 ketua, 6 wakil ketua
4. Fraksi Partai Demokrat: 61 anggota atau 10,89 persen memperoleh 2 ketua, 5 wakil
5. Fraksi PAN: 48 anggota atau 8,57 persen memperoleh 1 ketua, 4 wakil ketua
6. Fraksi PKB: 47 anggota atau 8,39 persen memperoleh 1 ketua, 4 wakil ketua
7. Fraksi PKS: 40 anggota atau 7,14 persen memperoleh 1 ketua, 3 wakil ketua
8. Fraksi PPP: 39 anggota atau 6,96 persen memperoleh 1 ketua, 3 wakil ketua
9. Fraksi Partai Nasdem: 36 anggota atau 6,43 persen memperoleh 1 ketua, 3 wakil ketua
10. Fraksi Partai Hanura: 16 anggota atau 2,86 persen memperoleh 0 ketua, 2 wakil ketua
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!