Suara.com - Presiden Joko Widodo, Senin (10/11/2014) pagi, dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Pertemuan tersebut dilakukan di sela-sela pertemuan puncak Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Beijing, Cina.
Pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang dilakukan pada pukul 09.20 waktu setempat setelah Presiden menghadiri forum CEO Summit APEC dimana Presiden akan menyampaikan pidatonya.
Perundingan bilateral antara dua delegasi itu dilakukan selama lebih kurang satu jam 10 menit.
Setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Presiden Jokowi kemudian akan melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.30 waktu setempat dan berakhir pada pukul 11.15 waktu setempat.
Kedua pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama Presiden Jokowi dengan masing-masing kepala pemerintahan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Presiden Xin Jinping dan Perdana Menteri Cina Li Keqiang di Balai Agung Rakyat.
Dalam pertemuan itu kedua belah pihak menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan kedua negara di masa datang guna kesejahteraan kedua belah pihak.
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Beijing pada, 8-11 November untuk menghadiri APEC 2014. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal