Suara.com - Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp4 miliar lebih ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (10/11/2014).
"Laporannya tinggal ganti saja dari jabatan sebelumnya wakil gubernur ke menteri. Totalnya Rp4 miliar sekian," kata Puspayoga di Jakarta.
Mantan Wakil Gubernur Denpasar ini mengatakan yang menunjukkan kenaikan hanya pada harta tanah karena disesuaikan dengan nilai jual objek pajak (NJOP), sementara nilai nominal dalam tabungan mengalami penurunan karena penarikan.
"Tidak ada tabungan di luar negeri," jelasnya.
Dia menyebutkan kenaikan jumlah hartanya, salah satunya karena kenaikan harga jual NJOP. Sedangkan terkait dengan gaji, Puspayoya mengaku setiap bulan habis untuk pos konsumsi.
Sebelum Puspayoga, beberapa menteri Kabinet Kerja seperti Yuddy Chrisnandi (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi) dan Nila Djuwita Moeloek (Menteri Kesehatan) dan Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) serta Sofyan Djalil (Menko Perekonomian)juga sudah memasukkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!