Suara.com - Seneng Mujiasih, warga Indonesia yang dibunuh di sebuah apartemen mewah di Hong Kong oleh bankir Inggris, Rurik Jutting, rupanya sempat mengirim pesan singkat kepada sahabatnya beberapa menit sebelum tewas.
Seneng, yang juga menggunakan nama Jesse Lorena, ditemukan tewas dengan luka tusuk di leher dan bokong oleh polisi Hongkong pada Sabtu (1/11/2014) di apartemen Jutting. Selain Seneng, polisi juga menemukan jasad Sumarti Ningsih yang sudah membusuk. Dia diduga sudah tewas lima hari sebelumnya.
Seneng diajak ke apartemen Jutting setelah keduanya bertemu di tempat hiburan malam bernama New Makati Pub & Disco sekitar pukul 1.35 sampai 2.15 pagi, demikian diungkap dua orang saksi.
Rekaman video keamanan yang dimiliki oleh polisi menunjukkan mereka berdua lalu berjalan ke arah apartemen Jutting, yang bisa ditempuh hanya dalam waktu lima menit dengan berjalan kaki.
Apa yang kemudian terjadi di dalam apartemen Jutting adalah misteri.
Tetapi menurut The Telegraph, yang mewawancarai seorang teman dekat Seneng, sekitar pukul 3.25 pagi Seneng mengirim pesan pendek (SMS) kepada rekannya. Pesan itu dikirim hanya 20 menit sebelum polisi tiba di apartemen itu dan menemukan Seneng sudah tewas.
"Ada bau sangat busuk. Saya ingin keluar dari sini," bunyi SMS itu seperti yang dituturkan sumber yang tak ingin namanya ditulis.
Itu SMS terakhir yang diterima sang sahabat dari Seneng.
Memang setelah penangkapan Jutting beberapa warga yang mendiami apartemen itu mengaku mencium bau busuk, mirip bau binatang mati di koridor dekat apartemen Jutting.
Belakangan bau busuk itu diketahui berasal dari jasad Sumarti yang sudah tewas selama berhari-hari.
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Terbangun karena Hawa Panas! Warga Berhasil Menyelamatkan Diri Saat 30 Rumah di Johar Baru Terbakar
-
Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar
-
Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis