Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diyakini mempunyai stok senjata yang cukup selama dua tahun ke depan. Hal itu berdasarkan laporan dari Dewan Keamanan PBB yang menyebut kelompok militan itu mempunyai senjata kecil, amunisi dan juga kendaraan tempur yang bisa digunakan untuk perang selama dua tahun.
Banyaknya amunisi yang dimilik ISIS membuat kelompok itu bisa bertahan dari serangan udara yang dilakukan Amerika dan koalisinya. Bahkan, Dewan Keamanan PBB menyebut, apabila Amerika tetap meneruskan aksi serangan udara maka hal itu tidak bisa mengurangi jumlah senjata yang dimiliki ISIS.
“Senjata yang mereka miliki memungkinkan untuk melakukan perang selama 6 bulan hingga dua tahun,” demikian laporan dari Dewan Keamanan PBB.
Temuan Dewan Keamanan PBB itu menjadi bukti bahwa ISIS bukan saja kelompok teroris yang paling kaya di dunia tetapi juga yang paling lengkap senjatanya. Di Suriah dan Irak, ISIS dibantu oleh kelompok Nusra Front yang sebelumnya adalah rival mereka. Keduanya berusaha untuk menguasai seluruh wilayah di Suriah dan Irak.
Laporan yang disusun oleh Dewan Keamanan PBB itu dibuat selama beberapa bulan dengan tujuan untuk memotong aliran dana dan juga senjata kepada kelompok militan itu. Laporan itu juga menyebut, sejumlah persenjataan yang dimiliki ISIS antara lain tank T-55 dan 7-72, mobil Humvess buatan Amerika, senapan mesin, artileri anti pesawat termasuk peluncur roket yang mereka curi dari gudang senjata di Irak dan Suriah. (Guardian)
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur