Suara.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta I Made Karmayoga mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk merotasi Satuan Kerja Perangkat Daerah melalui seleksi dan promosi terbuka atau kerap disebut lelang jabatan.
"Insya Allah sesuai dengan arahan pak Gubernur pada akhir Desember, kalau tidak, minggu pertama awal tahun 2015," kata Made di Balai Kota, Jakarta, Jumat (21/11/2014).
Ia ragu kebijakan rotasi tersebut bisa dilaksanakan Desember karena sudah masuk penutupan anggaran.
Kendala lainnya, kata dia, banyak pejabat yang harus menyelesaikan laporan Kuasa Pengguna Anggaran dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan.
"Kecuali sudah selesai laporan pertanggungjawabannya. Bisa dilantik pada 31 Desember 2014 mendatang," ujar dia.
Made mengatakan tujuan lelang jabatan ialah untuk menegakkan Peraturan Daerah Perda tentang Struktur Organisasi Tata Kerja Pemprov DKI.
"Tujuannya adalah untuk efektifitas dan efisiensi untuk menghasilkan nilai tambah yaitu dengan kinerja baik untuk masyarakat. Ukurannya adalah puas atau tidak, terus sarana dan prasarana kota layak atau tidak," kata dia.
Made menambahkan akan ada sekitar 7.500 SKPD yang akan dilantik. Mereka terdiri dari 6.434 SKPD dan sisanya adalah Tata Usaha di Sekolah.
Saat ini proses lelang jabatan masih dilakukan sampai 10 Desember 2014.
"Kita juga lagi nunggu hasil tim independen dan tim asesor yang menguji para SKPD DKI," Made menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus