Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengeluarkan Surat Keputusan penetapan upah minimum Kabupaten Bekasi yang baru, yakni Rp2.840.000. Angka ini naik 16,04 persen dari sebelumnya, Rp 2.447.445.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Bekasi, Obon Tabroni, mengatakan surat tersebut dikeluarkan, meski belum ada kesepakatan antara serikat pekerja, pemerintah daerah, Asosiasi Pengusaha Indonesia.
"Rapat dewan pengupahan kemarin dead lock, lalu diserahkan ke Gubernur dan diputus," kata Obon kepada suara.com, Senin (24/11/2014).
Upah yang diputuskan pemerintah lebih rendah dari tuntutan buruh sebelumnya, yakni Rp3.311.148.
Atas keputusan tersebut, serikat buruh sedang menimbang-nimbang untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara dalam waktu dekat.
"Sekarang sedang kami evaluasi, waktu untuk menggugatnya belum pasti," kata Obon.
Seperti diketahui, sebelum keluar putusan tersebut, serikat pekerja di Kabupaten Bekasi berjuang dengan cara turun ke jalan agar upah minimum yang mereka tawarkan dipenuhi. Bahkan, di salah satu aksi, mereka sampai dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak
-
Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?
-
Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran
-
Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar
-
Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu
-
Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB