Suara.com - Sedikitnya 45 orang tewas, dan 60 lainnya luka-luka akibat ledakan bom bunuh diri dalam sebuah pertandingan voli di distrik Yahyakhil, tenggara provinsi Paktika, Afghanistan.
Ini adalah serangan kedua dengan modus serupa, di wilayah yang sama. Insiden pertama terjadi pada 2010 lalu. Di dalam sebuah kendaraan, pelaku bom bunuh diri menewaskan 30 orang dan mengakibatkan 52 luka parah.
Belum diketahui siapa lakon yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Diduga serangan dilancarkan untuk memprotes keberadaan pasukan Amerika Serikat dan NATP yang kembali diizinkan tinggal di Afghanistan.
Untuk diketahui, sepanjang 1973 hingga 2014, bom merupakan 'makanan sehari-hari', bagi warga Afghanistan.
Korban melayang tak terhingga jumlahnya, akibat banyaknya peristiwa pemboman.
Modusnya pun beragam, ada pelaku bom bunuh diri yang mengenakan pakaian seragam polisi, seperti pada Oktober 2012. Ada pula yang berlakon sebagai tentara, seperti pada April 2013.
Diduga kelompok garis keras Taliban adalah 'otak' di balik serangan-serangan tersebut. (CNN)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum