Rurik Jutting, bankir Inggris yang diduga menghabisi dua warga negara Indonesia (WNI) di apartemen di Wan Chai, Hongkong awal November lalu, kembali menjalani persidangan hari Senin (24/11/204). Persidangan dinyatakan ditunda selama delapan bulan untuk memberi waktu kepada penyelidik forensik memeriksa lebih dari 200 barang bukti.
Rurik Jutting, (29), telah menjalani pemeriksaan di prikiater selama dua pekan. Ia baru bisa menjalani persidangan setelah dinyatakan sehat secara mental. Jutting telah ditahan sejak tanggal 1 November 2014 setelah polisi menemukan jenazah Sumarti Ningsih (25) dan Seneng Mujiasih (32) di dalam apartemennya. Saat ditemukan, jenazah Sumarti dalam keadaan termutilasi, sementara luka tusukan ditemukan pada jenazah Seneng.
Menurut pengadilan, jika hasil uji forensik didapat lebih awal, maka persidangan kasus akan diajukan penyelenggaraannya. Hingga saat ini, Jutting belum memberikan pembelaan. Sidah Jutting ditunda hingga tanggal 6 Juli tahun depan. (SCMP)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS