News / Nasional
Kamis, 27 November 2014 | 14:03 WIB
Akbar Tanjung (tengah) dan Aburizal Bakrie (kanan). (Antara/Regina Safri)

Suara.com - Politisi Golkar Airlangga Hartanto mengatakan bersedia menghadiri Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, pada 30 November 2014, dengan sejumlah syarat.

"Saya akan datang dan saya akan mengikuti Munas yang di Bali, kalo memenuhi korum saya akan datang," kata Airlangga yang juga menjadi salah satu calon ketua umum Golkar di Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Airlangga menegaskan sikapnya kali ini bukan soal setuju atau tidak setuju terhadap acara Munas di Bali. Baginya, yang terpenting bisa berjalan sesuai dengan aturan partai.

"Ini bukan soal setuju atau tidak setuju. Munas yang berjalan itu harus kita lihat dulu tata laksananya, mekanismenya, dukungan dari satu dan tingkat II, di situ letak legitimasinya," kata dia.

Seperti diketahui, saat ini Golkar terbelah. Kelompok Aburizal Bakrie mempercepat pelaksanaan munas menjadi akhir November 2014. Sedangkan kelompok Agung Laksono menolaknya dan tetap ingin agar acara tersebut digelar Januari 2015 sebagaimana amanat rapat pleno DPP Januari 2014.

Tag

Load More