Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera berharap kepada rekannya di Koalisi Merah Putih, Partai Golkar, bisa segera menyelesaikan konflik internal mereka dan berujung kebaikan untuk Koalisi Merah Putih.
"Kalau kami, apapun hasil dari proses dan dinamika di Golkar, harapannya akan baik buat KMP," kata Ketua DPP PKS Bidang Koordinasi Kehumasan Mardani Ali Sera kepada suara.com, Kamis (27/11/2014).
Mardani menambahkan posisi Partai Golkar saat ini sudah pas sebagai penyeimbang pemerintah, apalagi posisi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie adalah Ketua Presidium Koalisi Merah Putih.
Menurut pandangan pribadi Mardani, kalau Partai Golkar sampai masuk ke kabinet pemerintahan, partai berlambang pohon beringin hanya akan menjadi pengekor.
"Secara pribadi, saya melihat tidak akan positif karena sebagai ekor, bukan sebagai kepala," kata Mardani.
Apa saran PKS sebagai sesama anggota Koalisi Merah Putih kepada Partai Golkar untuk mencapai islah? Mardani mengatakan optimistis Golkar bisa segera keluar dari masalah.
"Kami percaya, Golkar sudah makan asam garam perpolitikan. Mereka punya resolusi konflik sendiri. Harapan kami dinamika ini berujung sinergi, ada tesa ada antitesa, lalu menjadi sintesa. Golkar baik, sangat penting bagi perpolitikan bangsa. Golkar memberikan kontribusi buat bangsa," katanya.
Terkait dengan permintaan Menkopolhukam kepada Polri agar tidak memberi izin acara Munas IX Partai Golkar di Bali, Mardani menilai itu merupakan bagian dari intervensi pemerintah kepada partai poitik.
"Mestinya kalau mau lebih elegan, misalnya harapannya Munas Golkar tidak timbulkan kondisi yang buruk bagi Bali. Tapi kalau sudah sampai menyeru ke Polri, ya bagaimana. Polri kan sudah punya SOP. Biarkan Polri laksanakan SOP," kata dia.
Mardani menyontohkan kasus Liga Super Indonesia yang seharusnya dilaksanakan di Jakarta. Tapi dengan pertimbangan tertentu, akhirnya Polri tidak memberi izin.
"Jadi Polri jangan diajarin. Itu (sikap Menkopolhukam) bagian dari ketidakdewasaan dalam politik," kata Mardani.
Seperti diketahui, saat ini internal Partai Golkar terbelah. Pemicunya, kelompok Aburizal Bakrie mempercepat jadwal munas menjadi 30 November 2014, padahal menurut hasil rapat pleno DPP pada Januari 2014, munas seharusnya digelar Januari 2015.
Pendukung Agung Laksono yang menginginkan acara tersebut diselenggarakan 2015 jengkel dengan langkah Aburizal, lalu berujung perkelahian di kantor DPP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement