Suara.com - Pengamat Hukum Tata Negara, Irman Putra Sidin, menilai apa yang dilakukan oleh DPR terhadap pemerintah adalah sebuah bentuk atau cara untuk mengasah keterampilan pemerintah dalam memimpin. Oleh karena itu, dia menyarankan agar pemerintah tidak perlu takut dengan langkah pengawasan yang diupayakan oleh lembaga legislatif saat ini.
"Pemerintah pasti butuh itu (sebagai) kekuatan penyeimbang, sebagai sparring partner Presiden yang bisa terus mengawasi dan mengasah keterampilan Presiden dalam melaksanakan kekuasaan pemerintahan," ungkap Irman, dalam diskusi bertajuk 'Wajah Politik Kita', di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/11/2014).
Sehubungan dengan itu, Irman mengaku tidak setuju dengan pernyataan adanya kegaduhan politik terjadi di Tanah Air saat ini. Menurutnya, selama hal tersebut belum keluar dari koridor hukum yang ada, maka itu masih bisa dinilai sebagai sebuah kepedulian dari masyarakat untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Hal itu juga menurutnya, karena kedaulatan terbesar dalam sebuah negara yang demokratis itu adalah berada di tangan rakyat.
"Jangan kita bilang ini kegaduhan. Selama masih dalam koridor UUD 1945, semuanya masih itu dalam konteks check and balances antara kekuasaan lembaga negara yang ada. Pemerintah di mana pun (begitu), ketika kita sepakat kedaulatan (ada) di tangan rakyat dan dilaksanakan sesuai UUD," tambahnya.
Irman pun berharap, dengan adanya masukan dari rakyat dan DPR, pemerintah akan dapat menjalankan pemerintahan dengan lancar, serta tentunya sesuai dengan aturan konstitusi yang ada.
"Harapannya, setelah mendapat masukan, bulan kedua dan ketiga jalannya pemerintahan dapat lancar," tutupnya.
Berita Terkait
-
Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal
-
Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Pengakuan Bonatua Silalahi, Dibujuk dan Dirayu Saat Minta Ijazah Jokowi Dibuka ke Publik
-
Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Riza Patria Soroti Perjalanan Politik Prabowo dan Pesannya bagi Para Taipan
-
Riza Patria Klaim Kunjungan Luar Negeri Prabowo Perkuat Posisi Global Indonesia
-
Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Koalisi Permanen Pro Pemerintah, Hasto Kristiyanto: Bagi PDIP Permanen itu Bersama Rakyat
-
Lawan Pinjol dan Rentenir, JRMK Himpun Tabungan Warga Hingga Rp780 Juta
-
DPR Soroti Rencana Presiden Kirim 8000 Pasukan TNI ke Gaza Berisiko dan Mahal
-
Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal
-
Kaesang Pangarep: Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman
-
Momen Hangat Megawati Umrah Bersama Keluarga, Prananda Bantu Tahalul