- Golkar dorong pembentukan koalisi permanen demi menjaga stabilitas politik nasional berkelanjutan.
- Sarmuji tetapkan empat etika politik anggota Fraksi Golkar dukung Prabowo-Gibran.
- Fraksi Golkar larang anggotanya menyerang kebijakan Presiden dan sesama rekan koalisi.
Suara.com - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, menegaskan komitmen besar partainya untuk membawa stabilitas politik nasional ke level yang lebih kokoh. Dalam momentum perayaan HUT ke-58 Fraksi Golkar, Sarmuji secara terbuka mendorong agar kerja sama partai-partai pendukung pemerintah saat ini diresmikan menjadi sebuah koalisi permanen.
Hal tersebut disampaikan Sarmuji dalam sambutannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Ia menekankan bahwa hubungan antarpartai pendukung tidak boleh bersifat fluktuatif atau hanya berdasarkan kepentingan sesaat.
"Kita sudah membangun satu koalisi dan kita mendorong agar terjadi koalisi permanen. Kita mendorong supaya hubungan antarfraksi tidak 'on-off'. Ini sudah dideklarasikan oleh Ketua Umum kita," ujar Sarmuji dengan tegas.
Sarmuji menjelaskan bahwa konsep koalisi permanen yang diusung Golkar adalah kemitraan solid tanpa memandang popularitas sebuah kebijakan. Menurutnya, anggota koalisi harus setia mendampingi pemerintah, baik dalam kondisi menguntungkan maupun saat menghadapi tantangan berat.
"Kita mendorong koalisi yang ada sekarang menjadi koalisi permanen. Koalisi dalam suka dan duka, serta dalam kebijakan yang populer maupun yang tidak populer," imbuhnya.
Ia menambahkan, ada kalanya pemerintah harus mengambil keputusan yang tidak populer namun bermanfaat bagi rakyat di masa depan. Di sinilah peran koalisi permanen untuk memberikan penjelasan kepada publik, bukan justru menjauh dari barisan pemerintah.
Empat 'Fatsun' Politik Fraksi Golkar
Untuk mewujudkan visi koalisi permanen tersebut, Sarmuji menetapkan empat *fatsun* (etika) politik yang wajib dipatuhi oleh seluruh anggota Fraksi Golkar:
1. Dukungan Mutlak: Seluruh kebijakan fraksi wajib mendukung penuh program 'Asta Cita' Prabowo-Gibran.
2. Dilarang Menyerang Presiden: Adanya larangan keras menyerang kebijakan Presiden maupun Wakil Presiden.
3. Soliditas Internal: Melarang aksi saling serang antar sesama rekan koalisi, mengingat Golkar memiliki delapan menteri dan tiga wakil menteri di kabinet saat ini.
4. Kawal Keputusan Negara: Menjaga program yang sudah berjalan (seperti Makan Bergizi Gratis) dan memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan, tanpa mempersoalkannya secara terbuka.
Baca Juga: HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
Sarmuji menegaskan bahwa loyalitas ini merupakan konsekuensi logis dari keberadaan Golkar di dalam barisan pemerintah. Ia menyatakan akan melaporkan empat poin etika politik ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai landasan untuk membangun koalisi yang kokoh dan berkelanjutan.
"Jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah. Poin-poin ini akan kami laporkan langsung kepada Bapak Presiden," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter
-
25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan