Suara.com - Politisi Golkar Tantowi Yahya mengatakan, kepengurusan Partai Golkar periode 2009-2014 nanti akan diisi oleh satu ketua umum, satu ketua harian, dan tiga sampai lima wakil ketua umum.
"Susunan pengurus Partai Golkar ke depan adalah ketua umum, kakil ketua umum yang jumlahnya 3-5 orang, dan Ketua Harian," kata Tantowi di arena Musyawarah Nasional (Munas) IX Golkar di Hotel Westin, Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Rabu (3/12/2014).
Ketua DPP Partai Golkar demisioner ini mengatakan, salah satu wakil ketua umum Partai Golkar ini nantinya akan ditempatkan untuk berkonsentrasi pada Koalisi Merah Putih (KMP).
"Pembagian Wakil Ketua Umum akan diberi tugas masing-masing. Ada yang konsentrasi untuk KMP, untuk organisasi dan sebagainya. Juga akan ada Wakil Ketua Umum dari perempuan," kata Tantowi.
Dia menambahkan, adanya akan dibentuk juga ketua harian hingga tingkat DPD I dan II. Ketua harian ini ditempatkan karenakan adanya tokoh-tokoh Golkar yang menjadi pejabat, sebagai gubernur, bupati.
"Ketua Harian Golkar akan ada dari DPP Pusat, DPD I dan II. Pembentukan ketua harian itu dikarenakan banyak Ketua DPD I dan II menjadi kepala daerah. Itu demi efektifitas dan countinuitas yang diamanatkan, maka adanya baiknya kepengurusan tidak terputus dan ketua harian jadi jawabannya," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu.
Berita Terkait
-
Isu Munaslub 'Hantui' Golkar, Idrus Marham Sebut Bukan Dari Istana Dalangnya
-
Kaleidoskop 2024: Dinamika Parpol di Tahun Politik, Golkar Dipimpin Bahlil, PDIP Takut Diawut-awut
-
Jokowi Ungkap Alasan Pakai Kemeja Kuning Saat Hadiri Penutupan Munas Golkar, Begini Katanya
-
Berkemeja Kuning, Jokowi Dan Prabowo Hadiri Penutupan Munas Golkar Malam Ini
-
Sah! Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia Terima Panji Kebesaran dan Ucapkan Ikrar Ini
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih