Suara.com - Tim penyidik kecelakaan penerbangan akan kembali merakit kembali puing-puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 yang jatuh di Ukraina tanggal 17 Juli silam. Saat ini, puing-puing tersebut sudah tiba di Belanda dan dibawa ke sebuah hangar pesawat milik Angkatan Udara negara tersebut.
Anggota Badan Keselamatan Transportasi Udara Nasional akan menyatukan kembali sisa-sisa badan pesawat nahas tersebut. Tujuannya, untuk memastikan penyebab jatuhnya pesawat yang dinaiki 298 orang itu.
Proses perakitan diperkirakan bakal memakan waktu hingga beberapa bulan ke depan. Hasil akhir penyelidikian soal penyebab jatuhnya pesawat kemungkinan baru bisa didapat sekitar pertengahan tahun 2015, demikian disampaikan kepada Badan Keselamatan Transportasi Tjibbe Joustra.
Tugas mereka tidak mudah. Pasalnya, beberapa bagian dari pesawat tersebut rusak karena terbakar.
"Ada juga beberapa bagian pesawat yang hilang. Kami mengetahui bagian-bagian tersebut hilang, namun kami pikir kami cukup puas dengan jumlah puing yang kami miliki," kata Joustra.
Sebelum melakukan perakitan, puing-puing tersebut dipotret, dipindai, dan dikelompokkan oleh para ahli.
Sebuah penyelidikan kriminal paralel tengah digelar oleh penyidik asal Belanda di 11 negara untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Belanda menaruh perhatian besar pada insiden ini sebab dua per tiga penumpang pesawat yang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu adalah warga negara Belanda.
Amerika Serikat dan sekutunya menuduh pemberontak pro-Rusia yang berperang di kawasan Ukraina menembak jatuh pesawat tersebut dengan rudal darat ke udara. Sebaliknya, Rusia menuding pesawat jet Ukraina-lah yang menembak pesawat jenis Boeing 777 itu. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan