Suara.com - Ridha Sabana mengatakan hak siar MNC TV kini sudah menjadi milik perusahaannya, PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia.
"Keputusan MA sudah sah, kami berhak atas hak penyiaran. Selanjutnya akan kami serahkan ke KPI dalam menyikapi hal ini, dan kami siap berkoordinasi," kata Direktur PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia itu di gedung KPI, Jalan Gajah Mada 8, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).
Kepemilikan MNC TV sah setelah MA menolak peninjauan kembali yang dilakukan oleh kubu Hary Tanoe.
Saat ini, kata Ridha, PT Citra TPI sudah menyerahkan penyelesaian kasus tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia.
Kedatangan Ridha hari ini ke gedung KPI sekaligus untuk memperkenalkan jajaran direksi MNC atau (dulu TPI).
"Rizal kami datang ingin perkenalkan direksi PT CTPI yang sah secara hukum. Kami adukan pemberitaan media tertentu yang tidak berimbang," katanya.
Sementara Kuasa Hukum TPI, Harry Pontoh, menilai running text MNC TV selama tiga minggu terakhir sangat mendiskreditkan MA. Padahal, kata dia, setelah MA menolak PK, MNC TV sudah tidak punya hak siar lagi.
"Perseteruan ini sudah diuji di Pengadilan, gugatan sudah dari tahun 2010, MA, baik putusan kasasi yang dikuatkan PK, bahwa ini sudah keputusan final. Yang diadukan saat ini, bahwa seharusnya sesudah dikeluarkan putusan dari MA, sejak saat itu tidak berhenti running text yang mendiskreditkan MA. Ini semacam dianiaya, tiga Minggu tidak berhenti," kata Harry.
Berita Terkait
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
CMNP Ajukan Sita Jaminan Rumah di Beverly Hills AS Milik Hary Tanoe, Ada Apa?
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
KPK Panggil Kakak Hary Tanoe dalam Kasus Bansos Hari Ini
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua