Suara.com - Tim balap Formula 1 (F1) McLaren, Kamis (11/12/2014), resmi mengumumkan duet pebalapnya untuk musim kompetisi 2015. Kedua pebalap tersebut adalah Fernando Alonso yang baru ditarik bergabung, serta Jenson Button.
Duet pebalap asal Spanyol dan Inggris itu dengan demikian akan mengisi line-up McLaren dalam seri-seri balapan F1 musim depan. Sementara pebalap Denmark yang selama 2014 menjadi rekan duet Button, Kevin Magnussen, akan menjadi pebalap cadangan sekaligus pebalap sesi uji coba.
Bergabungnya kembali Alonso ke McLaren sudah menjadi pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir, meski dengan siapa dia akan diduetkan masih belum begitu jelas sebelumnya. Alonso terakhir memperkuat McLaren pada 2007 lalu, berduet dengan pebalap baru saat itu yang adalah Juara Dunia F1 musim ini, Lewis Hamilton.
Alonso sendiri adalah Juara Dunia F1 dua kali (tahun 2005 dan 2006) saat bersama tim Renault. Dia masih berambisi mengejar gelar juara dunia ketiganya, terutama saat bersama Ferrari, yang nyatanya masih gagal dia dapatkan.
Akan halnya Button yang memulai debut pada 2000, tahun ini merupakan juga pebalap paling berpengalaman di lintasan F1. Mantan pebalap Honda ini adalah juga peraih kemenangan terakhir (di pengujung 2012) bagi McLaren yang dalam dua tahun terakhir justru gagal memenangi satu pun seri balapan.
Dengan dipastikan berduet bersama Alonso pada 2015, maka Button akan menjalani musim ke-16 dalam kariernya di usia 35 tahun. McLaren sendiri sementara itu disebut-sebut tengah serius melakukan perbaikan baik pada mobil maupun juga manajemen timnya. [Reuters]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!