Suara.com - Badan SAR Nasional menyatakan korban longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, bertambah 21 orang terhitung hingga Minggu malam (14/12/2014), atau total kini mencapai 39 orang.
"Tim rescue Basarnas dan Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 21 korban meninggal dunia. Jumlah keseluruhan korban tewas yang berhasil ditemukan hingga Minggu sore ini adalah berjumlah 39 orang, 18 korban tewas ditemukan hari sebelumnya," kata Kepala Kantor SAR Semarang selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Agus Haryono dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Agus mengatakan tim SAR gabungan dibagi menjadi empat SAR Rescue Unit (SRU) atau regu, yakni pertama, pencarian menemukan korban sepasang suami istri yang terjebak di dalam mobil.
"Proses evakuasi terkendala karena kedua korban terjepit di jok depan," katanya.
Dititik lain, lanjut Agus, tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga orang, salah satu korban masih memegang stang sepeda motor dan terjepit di bawah mobil pickup warna biru.
Agus menjelaskan korban laki-laki yang diketahui seorang satpam itu berhasil dievakuasi setelah mengangkat mobil yang menjepitnya serta dengan menyemprotkan air ke tanah yang menimbunnya.
Agus mengatakan relawan yang tergabung dan membantu tim SAR hingga mendekati angka 1.000 orang.
Dia menyebutkan dalam operasi SAR tanah longsor Banjarnegara, Basarnas melibatkan empat Kantor SAR yakni, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Bandung dan Basarnas Special Grub (BSG).
"Selain itu, relawan yang turut bergabung dengan Tim SAR gabungan dilaporkan terus bertambah," katanya.
Berdasarkan data Posko Basarnas di lokasi bencana, Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, terdapat 34 instansi dan organisasi SAR.
Adapun Tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Tagana, PMI, Wanadri, relawan serta organisasi SAR lainnya. (Antara)
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer