Suara.com - Polisi Australia menyerbu sebuah kafe di Sydney pada Selasa dini hari (16/12/2014) untuk mebebaskan 17 warganya yang disandera oleh seorang lelaki bersenjata selama 16 jam sejak Senin pagi.
Tiga orang tewas dalam penyerbuan yang berlangsung pukul dua dini hari itu dan empat lainnya luka-luka. Satu di antara korban tewas adalah pelaku penyanderaan, yang diidentifikasi sebagai Man Haron Monis, seorang pengungsi asal Iran.
Komisaris Kepolisian Negara Bagian New South Wales, Andrew Scipione, mengatakan dua lelaki masing-masing berusia 34 dan 50 tahun dan perempuan berusia 38 tahun tewas dalam penyerbuan itu.
"Itu adalah aksi perorangan. Penyanderaan ini tidak boleh merusak atau mengubah cara hidup kita," kata Scipione.
Menurut reporter Channel Sever, Chris Reason, yang kantornya berada tepat di depan kafe yang menjadi tempat penyanderaan, polisi memutuskan untuk menyerbu karena ada informasi seorang sandera tewas.
Sementara itu rumah sakit Royal North Shore Hospital mengakui bahwa seorang polisi berusia 39 tahun menderita luka tembak di pipi, seorang perempuan berusia 40-an tahun menderita luka tembak di kaki, dan seorang perempuan menderita cedera punggung dalam insiden itu. (Reuters/CNA)
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini