Suara.com - Hari ini, 80 tahun silam, Ramon Wilson lahir di Shirebrook, Derbyshire, Inggris. Pesepakbola yang lebih dikenal dengan nama Ray Wilson ini adalah salah satu punggawa tim nasional Inggris yang menjuarai Piala Dunia 1966.
Mungkin, tak terlalu banyak orang tahu tentang Ray Wilson. Padahal, lelaki ini adalah satu dari sebelas putra terbaik Inggris yang berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia pertama bagi negeri tempat lahirnya sepakbola itu.
Hari bersejarah bagi Inggris itu jatuh pada 30 Juli 1966. Di hadapan 96.924 penggemar fanatik si kulit bundar yang memadati Stadion Wembley, London, Wilson dan kolega sukses menumbangkan Jerman Barat dalam partai final Piala Dunia. Hasil akhir 4-2 mengantar The Three Lions untuk pertama kalinya memenangkan trofi Piala Dunia, yang kala itu masih disebut Piala Jules Rimet.
Tiga dari empat gol Inggris dicetak oleh striker Geof Hurst, menjadikannya sebagai satu-satunya pemain Inggris yang pernah mencetak hattrick di final Piala Dunia. Namun, tak hanya sang striker yang dikenang sebagai pahlawan The Three Lions. Seluruh anggota tim, termasuk Wilson, pemain tertua di skuat Alf Ramsey ketika itu, belum dilupakan oleh publik Inggris sampai saat ini. Di tahun yang sama, Wilson juga berhasil membawa Everton, klub yang ia bela sejak 1964, menjuarai Piala FA.
Sebelum bergabung dengan The Toffees, Wilson merintis karier di Huddersfield Town, sebuah klub di Divisi Dua Inggris. Padahal, Wilson tak pernah terpikir untuk serius di lapangan hijau. Alih-alih fokus bermain bersama timnya, Wilson kerja sambilan sebagai pegawai magang kereta api di malam hari. Namun semua berubah saat ia dipanggil masuk timnas.
Wilson gantung sepatu pada tahun 1971 dan sempat selama sebulan menjadi manajer sementara Bradford City, klub terakhir yang ia bela sebelum pensiun. Tak seperti banyak pemain veteran lain yang terus berkutat di seputaran bisnis lapangan hijau, Wilson memilih jalan yang berbeda. Ia mendirikan usaha rumah pemakaman di Huddersfield sampai pensiun di tahun 1997. Pada tahun 2000, Wilson dan empat rekannya di skuat PD 1966 dianugerahi gelar kehormatan MBE oleh kerajaan Inggris, dan pada tahun 2008, Wilson dimasukkan dalam daftar English Football Hall of Fame.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
Terkini
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol
-
Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu
-
Akses PadangBukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek