Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Bali Tantowi Yahya menyatakan, keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) yang mengembalikan kepengurusan Partai Golkar ke internal Partai dinilai sebagai upaya untuk memecah Partai Golkar. Selain itu, pengembalian kepengurusan itu juga dapat menghambat kinerja para anggota dewan.
"Saya tidak mau mengambil kesimpulan seperti itu (memecah Golkar). Tetapi dengan tidak ada keputusan, konflik ini terpelihara dengan waktu yang lebih lama,” ujar Tantowi di DPR, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Lebih lanjut Tantowi menyatakan, keputusan itu akan menjadi kendala untuk kinerja para anggota dewan dari Partai Golkar di DPR.
“Ini kita kan menjadi terkendala karena adanya dua kepengurusan,” tambah Tantowi.
Kendala tersebut, menurut Tantowi, akan menghambat kinerja politik, kedewanan yang harus dilaksanakan anggota fraksi Golkar.
“Artinya ini menghambat kinerja politik, kedewanan yang harus dilaksanakan anggota fraksi Golkar. Padahal tugas kita menumpuk,” tutup Tantowi.
Seperti diberitakan, Menkumham tidak memutuskan kepengurusan Partai Golkar yang diajukan oleh kedua kubu, yakni kepengurusan versi Musyawarah Nasional (Munas) Bali dan Munas Jakarta. Menkumham mengembalikan kepengurusan Partai Golkar ke internal partai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati
-
Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen
-
Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita