Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengemukakan, gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sebaiknya tidak dijual tapi bisa digunakan instansi lain.
Apalagi, kata Fahri kepada pers di Jakarta, Kamis (18/12/2014), ada puluhan gedung pemerintah yang masih akan dibangun dengan biaya APBN.
"Coret aja (alokasi untuk gedung baru) di APBN. Tidak usah dibangun, suruh pindah ke situ," ujar Fahri menanggapi wacana penjualan gedung Kementerian BUMN.
Menurut Fahri, mekanisme pelepasan aset negara sebenarnya sangat sulit. Untuk melepas aset harus dibentuk tim tender dan di dalam tim tender itu dicurigai selalu ada permainan.
"Kalau harganya aneh, nanti dicurigai. Kan jadi rumit. Jadi kalau menurut saya, coret saja gedung yang mau dibangun," katanya.
Politikus PKS ini mengatakan terkait wacana itu harus dibahas dengan Kemenkeu.
"Panggil saja Menkeu. Coret (rencana pembangunan gedung baru). Pindahkan saja ke gedung yang kosong," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?