Suara.com - Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Yakoba Lokbere Wetipo menyatakan, kehadiran Presiden Joko Widodo dan rombongan 27 Desember 2014 di Jayapura akan memberikan banyak manfaat bagi percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih itu.
"Kita harus lihat secara luas, bahwa kehadiran Presiden Jokowi di Jayapura bukan saja ikuti perayaan Natal nasional bersama, tetapi lebih dari itu. Karena beliau terkenal dengan gaya blusukannya, ingin mengetahui dan mendengar langsung keluhan rakyatnya," kata Yakoba Lokbere Wetipo di Kota Jayapura, Papua, Sabtu malam.
Yakoba mengemukakan, kehadiran mantan Wali Kota Solo itu di Papua bukan saja akan menghadiri perayaan Natal nasional bersama tetapi akan blusukan kesejumlah tempat, seperti yang dijadwalkan.
"Beliau akan meletakkan batu pertama pembangunan pasar Sentani, peletakkan batu pertama pembangunan jembatan Hamadi-Holtekamp. Lalu kunjungan ke Wamena dan bertemu sejumlah tokoh Papua, termasuk bertemu relawan Jokowi di GOR Waringin," katanya.
Dalam pertemuan dengan para tokoh Papua, kata Yakoba, tentunya Presiden Jokowi akan mendapatkan sejumlah keluhan, saran, dan masukan terkait percepatan pembangunan di Papua.
"Nah dari situ saja, bisa membuktikan bahwa Presiden Jokowi menaruh perhatian yang besar untuk kemajuan masyarakat Papua dan Papua Barat, mau menemui orang Papua, dengar pendapat mereka dan bisa langsung berikan solusi," katanya "Apa lagi, kita semua tahu bahwa Presiden mempunyai gaya blusukan, langsung mau menemui rakyatnya. Dalam kesempatan itu kami juga akan mengusulkan agar Presiden Jokowi menemui penjual mama-mama Papua yang menginginkan pembangunan pasar representatif," lanjutnya.
Untuk itu, Yakoba yang juga Ketua Komisi E DPRD Papua yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan itu mengajak agar semua pihak di tanah Papua untuk membuka hati menerima kedatangan Presiden Jokowi bersama rombongan.
"Termasuk para relawan yang memenangkan Presiden Jokowi-JK di 29 kabupaten/kota bahkan yang ada di Papua Barat untuk kita membuka hati, menerima kehadiran Presiden RI yang akan mengikuti Natal bersama. Karena di balik ini, saya percaya ada hikmah, akan ada banyak hal yang akan terjadi di Tanah Papua," katanya.
Kehadiran Presiden Jokowi, lanjut Yakoba akan membawa berkat dalam percepatan pembangunan di Tanah Papua. "Artinya ini merupakan suatu keprihatinan dan keseriusan dari pada Bapak Presiden untuk melihat Papua itu dari dekat, bukan saja dari Jakarta. Dan rencananya kedatangan beliau juga akan membicarakan pembangunan istana negara di Sentani, Kabupaten Jayapura atau tempat lainnya di Papua," katanya.
"Yah banyak hal yang akan dibicarakan terkait dengan kunjungan Bapak Presiden, dan itu terkait didalam pembangunan transportasi darat, laut, udara dan semua yang ada di tanah Papua itu yang akan dibicarakan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian