Suara.com - Seorang pelajar sekolah menengah atas Turki yang ditangkap atas dugaan menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan, akhirnya dibebaskan menyusul penundaan pengadilan atas dirinya. Kendati demikian, si pelajar belum lepas dari ancaman penjara empat tahun jika terbukti bersalah.
Pelajar berusia 16 tahun itu ditangkap setelah membacakan sebuah pernyataan yang isinya mengkritisi Partai AK, partai berkuasa di negeri tersebut. Si pelajar juga menyebut Erdogan melakukan tindak korupsi. Pernyataan bernada sumbang terhadap pemerintah itu disampaikan si pelajar dalam sebuah upacara mengenang pembunuhan seorang serdadu Turki pada era tahun 1920-an.
Kitab Undang-undang Hukum Pidana Turki melarang penghinaan terhadap presiden. Namun, penangkapan si pelajar memantik kritik pedas dari kubu oposisi, yang menuding pemerintahan Erdogan kian otoriter dan intoleran terhadap para kritikus.
Si pelajar dibebaskan di pengadilan Kota Konya setelah pengajuan banding dari pengacaranya dikabulkan. Pembebasan si pelajar disambut baik oleh ketua partai oposisi, Kemal Kilicdaroglu.
"Tidak benar untuk seorang bocah berusia 16 tahun untuk mendekam di dalam penjara untuk satu menit sekalipun. Lebih baik memperbaiki kesalahan meski terlambat," kata Kemal.
Erdogan menuding mantan sekutunya, ulama Fethullah Gulen, berupaya merontokkan pemerintahannya dengan merekayasa skandal korupsi besar-besaran satu tahun lalu. Skandal tersebut menjadi tantangan terbesar bagi Erdogan yang ketika itu menjabat sebagai perdana menteri. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Erdogan Klaim Pertemuan dengan Trump Hasilkan Kemajuan, Apa Saja yang Dibahas?
-
Netanyahu Curhat RS Israel Dirudal Iran, Erdogan: Kalian Mengebom 35 RS Gaza Palestina!
-
KPK Ungkap Ada 606 Objek Gratifikasi Terkait Idul Fitri Senilai Rp 341 Juta, Ini Rinciannya
-
Dari Parlemen hingga Istana Turkiye: Prabowo Bicara Palestina, Erdogan Siap Rekonstruksi Gaza
-
Erdogan Sambut Langsung Prabowo saat Kunjungan ke Turki
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam