Hujan deras yang tengah mengguyur Jakarta, ditambah banjir kiriman dari Bogor membuat sebagian wilayah di Ibukota tergenang air. Kawasan Cililitan Kecil, Cawang, Bidara Cina, Kampung Pulo dan pemukiman di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta Timur, sejak pukul 04.00 WIB terendam akibat banjir kiriman.
Situasi makin parah setelah hujan lebat mengguyur wilayah Jakarta Timur sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu (27/12/2014). Akibatnya, wilayah yang tergenang air kian luas.
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ketinggian pintu air Manggarai pukul 7.30 WIB mencapai 780 cm atau Siaga III. Debit air Ciliwung naik sejak dinihari akibat hujan deras di Puncak Bogor sejak kemarin sore.
Di sejumlah rumah warga, ketinggian air mencapai 40-70 cm. Warga Kampung Pulo terpaksa mengungsi ke jalan Jatinegara Barat. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas dialihkan ke jalan Jatinegara Timur.
Hujan deras juga membuat sejumlah ruas jalan utama di Jakarta dan Tangerang tergenang air.
Berdasarkan pantauan NTMC Polri, genangan air terjadi di jalan Matraman dekat halte bus setinggi 20 cm, jalan Cikini Raya depan minimarket Sevel 20 cm, KM 04 tol Kebon Jeruk setinggi 20 cm, jalan Kapuk Raya setinggi 40 cm, depan kantor BNN, jalan MT Haryono Cawang 30 cm, pertigaan hek kalan raya Bogor Jakarta Timur, Kelapa Gading dan wilayah lain dengan ketinggian air bervariasi. Hingga pukul 08.45 WIB, hujan deras masih mengguyur Jakarta..
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi