Suara.com - Tim penyelam yang mencari serpihan pesawat AirAsia QZ8501 belum dapat melakukan operasi skala penuh pada hari Kamis (1/1/2015) akibat buruknya cuaca dan tingginya gelombang laut.
Saat ini, kru penyelam telah siap mendekati objek besar di dasar laut yang terdeteksi sonar. Benda tersebut diperkirakan berada pada kedalaman 30 hingga 50 meter. Tim pencari meyakini bahwa objek besar tersebut adalah pesawat Airbus A320-200 yang hilang kontak pada Minggu (28/12/2014) bersama 162 penumpangnya.
"Saya berharap informasi terbaru adalah benar dan pesawat telah ditemukan," kata CEO AirAsia Tony Fernandes lewat akun Twitter resminya hari Kamis (1/1/2015).
"Mari sama-sama berharap. Ini sangat penting," sambungnya.
Namun, upaya para penyelam terkendala oleh cuaca yang tidak bersahabat. Komandan Komando Pasukan Katak (Kopaska ) TNI AL Kapten Edi Tirtayasa mengatakan, cuaca mempersulit penyelaman, bahkan bagi penyelam profesional sekalipun.
"Yang paling sulit adalah menemukan lokasi di mana pesawat jatuh - memastikan apakah pesawat benar-benar ada di sana," kata Edi kepada Reuters.
"Ini sangat sulit meski dengan peralatan canggih sekalipun. Dengan cuaca seperti ini, siapa yang tahu. Kami masih berharap dan optimistis bahwa mereka (para penyelam) akan menemukannya (pesawat). Mereka harus," pungkas Edi.
Informasi yang berhasil dihimpun suara.com, setidaknya ada 15 penyelam dari BSG dan 5 dari Basarnas di kapal KN SAR 101. Untuk penyelam TNI AL berjumlah 47 penyelam.
Koordinator penyelam TNI AL Profs Dhegratmen menerangkan, ada dua skenario yang akan diterapkan saat mengevakuasi jenazah. Jenazah yang ditemukan akan langung dibawa ke Kapal KN 101 lalu dibawa menggunakan helikopter maupun Kapal KN 224.
"Ada dua skenario, kita gunakan kapal KN 224 jika cuaca baik dan bisa menembus gelombang. Jika tidak evakuasi menggunakan kapal (Helikopter)," tutur Profs.
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement