Suara.com - Satu keluarga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 belum menyerahkan antemortem atau data yang diperlukan tim identifikasi untuk mencocokkan dengan data korban.
"Sesuai laporan terakhir sudah ada 161 keluarga korban menyerahkan antemortem dan masih kurang satu keluarga yang belum menyerahkan," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim, Kombes Budiono, di Surabaya, Kamis (1/1/2015) petang.
Satu keluarga yang belum menyerahkan berkas antemortem itu atas nama Remio Emanuel yang merupakan warga Prancis.
Sementara contoh DNA keluarga korban yang sudah diterima Tim Disaster Victim Identification Polda Jawa Timur sampai saat ini sebanyak 107 DNA dari total 162 penumpang AirAsia atau kurang 55 contoh DNA.
Antemorthem merupakan kegiatan profiling, yakni menyiapkan data orang, seperti rekam medis, sidik jari, termasuk ciri-ciri fisik seperti tahi lalat, tato dan tanda-tanda khusus di tubuh lainnya.
"Berikutnya semua data sekunder itu ditindaklanjuti di postmortem. Setelah teridentifikasi, pasti disampaikan," kata Budiono.
Budiono mengaku data keluarga korban sangat dibutuhkan untuk mengetahui identitas korban secara pasti, hal ini untuk memastikan jenazah yang ditemukan.
Sementara itu, Budiono mengatakan saat ini TIM DVI Polda Jatim telah usai melakukan identifikasi terhadap empat jenazah yang ada.
"Kita sekarang masih merapikan hasil pemeriksaan postmorthem, dan besok pagi sekitar pukul 09.00 WIB akan digelar rapat rekoinsiliasi untuk membandingkan postmorthem dan antemorthem," katanya.
Meski mengaku telah usai mengidentifikasi empat jenazah, petugas masih terus bekerja pada malam ini karena dua jenazah berjenis kelamin perempuan tiba pada pukul 20.30 WIB di Surabaya.
"Kita sampai malam ini masih bekerja dengan adanya tambahan dua jenazah yang baru tiba, dan mudah-mudahan bisa cepat selesai sesuai prosedur," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat