Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengungkapkan, sampai dengan hari ke-12 pencarian korban dan bangkai pesawat AirAsia QZ8501, pihaknya sudah berhasil mengevakuasi 44 jenazah.
"Hari ini, hasil penemuan jenazah total yang sudah terkonfirm adalah 44 jenazah. Dari 44 jenazah, sebanyak 41 jenazah sudah di Surabaya, (sementara) tiga jenazah (masih) di kapal," ujar Soelistyo, di Kantor Pusat Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).
Soelistyo menambahkan bahwa Jumat besok, ketiga jenazah yang masih di kapal akan segera dievakuasi menuju Pangkalan Bun.
"Satu di KM Pacitan, KD Kasturi, dan satu di kapal Jepang JS Onami. Semoga besok dipindahkan secepatnya dari kapal menuju ke Pangkalan Bun," imbuhnya.
Sementara itu, menurut Soelistyo lagi, tim SAR juga hari ini berhasil menemukan dua objek baru, yang diduga merupakan serpihan pesawat nahas tersebut.
"Dua objek dideteksi kapal Barunajaya. Besok akan dilakukan penyelaman," tuturnya.
Sampai hari ke-12 ini, menurut Soelistyo lagi, total sudah ada 14 objek yang terdeteksi. Sebanyak 7 objek ditemukan di lokasi prioritas pertama dan lokasi prioritas kedua. Namun begitu, Soelistyo belum merinci apa saja objek-objek tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!