Suara.com - Dua jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 yang hari ini, Kamis (8/1/2015), diterbangkan dari Pangkalan Bun ke Surabaya berjenis kelamin lelaki dan perempuan.
Kedua jenazah yang sempat transit di Rumah Sakit Imanuddin, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Petugas membawa jasad ke Surabaya dengan pesawat CN Hercules milik TNI AU pukul 16.30 WIB dari Lanud Iskandar.
Koordinator Disaster Victim Identification Polri Kombes Hariyanto mengatakan kedua jasad ditemukan kemarin.
"Tadi jam 15.20 kita terima jenazah nomor 041 itu perempuan dewasa dah skeletonisasi, yang melekat celana sama bra. Yang semalam 040, laki laki dewasa memakai kaos celana pendek berjenis kelamin laki-laki," kata Hariyanto di Rumah Sakit Imanuddin.
Saat ini, total jenazah yang sudah ditemukan dan dievakuasi sudah 41 orang. Semuanya sudah diterbangkan ke Surabaya.
Beberapa di antaranya telah teridentifikasi oleh tim DVI Polri yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya. Mayat yang sudah dikenali, sudah diserahkan ke keluarga masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar