Suara.com - Fraksi Partai Golkar DPR RI akan mendukung calon Kapolri yang diusulkan Presiden Joko Widodo yakni Komjen Pol Budi Gunawan, untuk menggantikan Kapolri Jenderal Pol Sutarman yang akan pensiun.
"Komisi III DPR RI, kemungkinan akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Komjen Pol Budi Gunawan, pada akhir Januari 2015," kata Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, melalui pernyataan tertulisnya, Sabtu (10/1/2015) malam.
Menurut Bambang, apakah Komisi III DPR RI akan menyetujui usulan Presiden yang menunjuk Komjen Pol Budi Gunawan untuk menjadi Kapolri? "Saya tidak tahu persis. Namun dalam sejarah uji kelayakan dan kepatutan, calon Kapolri maupun calon Panglima TNI yang ditunjuk Presiden, pada akhirnya akan menerima usulan tersebut," katanya.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI menjelaskan, Komjen Pol Budi Gunawan, sebenarnya telah memenuhi kualifikasi sebagai Kapolri.
Paling tidak, Budi Gunawan, pernah memimpin wilayah sebagai Kapolda dua kali di dua provinsi.
Soal isu rekening gendut, kata dia, komisi III DPR RI periode lalu sebenarnya sudah mendapat klarifikasi dari Kapolri ketika itu, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, bahwa Budi Gunawan sudah diperiksa institusi Polri dan hasilnya "clear".
"Fraksi Partai Golkar DPR RI akan mendukung pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan yang diajukan Presiden," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China