Suara.com - Ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah ditemukan pada Rabu (7/1/2015) lalu dan berhasil diangkat kemarin, baru tiba di Teluk Kumai pada Minggu (11/1) sore ini. Ekor pesawat nahas tersebut dibawa oleh kapal Crest Onyx milik SKK Migas, serta tiba di Teluk Kumai pada sekitar pukul 16.35 WIB, di bawah sorot mata penasaran sejumlah besar warga.
Selama beberapa saat, ekor pesawat nahas berpenumpang 155 orang dengan 7 kru itu, masih dalam proses untuk dipindahkan dengan menggunakan crane dari kapal Acturus. Tampak para petugas sibuk untuk mengangkat benda-benda yang berkaitan dengan ekor pesawat tersebut.
Rencananya, saat selesai diangkat menggunakan crane, ekor pesawat tersebut akan langsung diangkut oleh mobil truk besar. Bagian pesawat itu akan diantar ke gudang yang letaknya sekitar 50 meter dari kapal Acturus.
Situasi di Pelabuhan Kumai sendiri sejauh ini sangat ramai. Banyak warga yang datang khusus ingin menyaksikan secara langsung ekor pesawat tersebut, sekaligus hendak menyaksikan proses pengangkatannya untuk ditaruh di gudang.
Sebelumnya, saat ekor pesawat tersebut masih belum datang, petugas yang berasal dari Basarnas, TNI dan polisi, masih sempat melarang warga masuk. Namun ketika kapal yang membawanya hampir merapat, warga justru menerobos masuk dan para petugas tidak bisa berbuat apa-apa. Tak hanya orang tua, anak-anak pun tampak ikut antusias menyaksikan puing pesawat nahas tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Promo AirAsia Diskon Hingga 33 Persen untuk Semua Penerbangan!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek