Suara.com - Direktur Operasional Badan SAR Nasional, SB Supriyadi, mengatakan, tiga serpihan pesawat AirAsia QZ8501 ditemukan KRI Ahmad Yani di perairan sekitar Semarang, Jawa Tengah.
"Hari pencarian ke-16, KRI Ahmad Yani juga melaporkan penemuan tiga serpihan di sekitar perairan Tanjung Mas, Semarang. Rupanya benar serpihan ada yang sampai Laut Jawa," kata Supriyadi di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (12/1/2015) kemarin.
Serpihan yang ditemukan, menurut dia, berupa jendela pesawat dan plastik-plastik bagian dalam pesawat Airbus 320-200 milik AirAsia tersebut. "Besok serpihan akan diserahkan ke KNKT," ujar dia.
Temuan KRI Ahmad Yani, menurut Supriyadi, menunjukkan indikasi bahwa serpihan terbawa arus jauh, dan ada kemungkinan korban juga hanyut sampai ke perairan Semarang. "Teman-teman sudah coba lokalisir, bahkan mungkin sudah ada yng bergerak sampai Laut Jawa".
Pada pencarian hari-16, ia mengatakan belum menemukan korban. Namun kegiatan pencarian tetap dilakukan termasuk tim dari negara-negara sahabat di lima sektor yang telah dibagi.
"Mereka masih di sini, bahkan ikut melakukan deteksi bawah laut untuk melacak sonar. Ada dari Amerika Serikat (AS), dari Singapura, dari Malaysia, dari Tiongkok.
Sebelumnya ia mengatakan masih sangat dimungkinkan tim SAR gabungan menemukan jenazah lagi, terutama jika bagian besar badan pesawat dapat ditemukan dan diangkat kepermukaan. Karena diduga masih ada korban yang belum terevakuasi di badan pesawat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!