Suara.com - Jajaran Kepolisian Resor Keerom, akhirnya, meringkus Welem Onimari (45), pelaku pembacokan Narsih (20), karyawan toko di Kampung Sanggaria, Arso I, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, yang tangannya nyaris putus akibat ulah pelaku pada Jumat (17/1/2015) kemarin.
Pelaku asal Sarmi, Papua ini, dibekuk aparat setelah sempat melarikan diri masuk ke dalam hutan kelapa sawit di Arso, usai kejadian.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi, Patrige Renwarin, mengatakan, pelaku dibekuk di kediaman Yakob Wairaso di Pabrik Kelapa Sawit, Kampung Warbo Arso VII, Distrik Arso Kabupaten Keerom, Jumat malam sekitar pukul 23.30 WIT, oleh Tim gabungan Polres Keerom yang dipimpin Wakapolres Keerom Kompol Bambang Irawan.
"Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan. Dan saat ini
pelaku telah diamankan di ruang tahanan Polres Keerom, untuk selanjutnya diproses sesuai hukum yang berlaku."Pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara," ujarnya.
Sebelumnya, pelaku bersama istri dan anaknya datang ke toko tempat Narsih bekerja untuk berbelanja. Karena kesal keinginannya meminta barang tidak dipenuhi korban, pelaku lantas membacok tangan kiri korban hingga terluka.
Hingga kini, korban masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat. (Lidya Salmah)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan