Suara.com - Juru bicara Mabes Polri , Inspektur Jenderal Polisi Ronny F. Sompie mengungkapkan, saat ini Syahtria sudah pensiun dari institusi polri dan sudah tidak mempunyai hak seperti anggota polri lainnya.
KPK sudah mencekal pengajar Sekolah Pimpinan Polri, Inspektur Jenderal (Purn) Polisi Syahtria Sitepu, terkait dengan kasus korupsi yang diduga melibatkan calon tunggal Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan.
Syahtria sendiri rencananya akan segera diperiksa oleh KPK.
"Beliau sudah pensiun, haknya beliau sebagai anggota polri sudah selesai. Tapi sebagai purnawirawan beliau sudah bisa mencari kuasa hukum," ujar Ronny di Mabes Polri, Senin (19/1/2015).
Sementara itu, khusus untuk Budi Gunawan, Polri sudah menyiapkan Kepala divisi hukum Polri untuk mendampingi.
"Sudah diperintahkan, waktu masih pak Tarman (Mantan Kapolri (Sutarman) juga sudah diperintahkan. Tadi Pak Wakalpolri juga sudah menegaskan segera," tuturnya.
Sampai saat ini, KPK belum bisa membeberkan lebih jauh apa hubungan Syahtria dengan Budi Gunawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis