Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya telah menginstruksikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memutuskan aliran listrik di wilayah kolong jembatan dan bantaran kali.
Belakangan baru diketahui ternyata Ahok mengurungkan niatnya itu gara-gara mengetahui banyak balita yang tinggal di kawasan tersebut.
"Kita nggak tega lakukan (pemutusan arus listrik), kalu kamu punya lansia, punya balita masa PLN tiba-tiba mencabut," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/1/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, nantinya pemerintah provinsi (Pemprov) DKI akan melakukan pemutusan apabila rumah susun atau rusun sudah siap.
Dia menilai pemukiman liar yang kini marak di ibu kota lantaran adanya pembiaran sebelumnya oleh para petugas,.
"Masalahnya ini sudah pembiaran 30-40 tahun. Kita siapkan rusun dulu, sudah siap baru kita putus. Dan kalau kita putus nanti orang-orang balita, lansia mau tinggal di mana?," jelas dia.
Sebelumnya Ahok berencana memutus arus listirk lantaran ia menilai PLN akan rugi setelah melakukan pembiaran pengambilan aliran listrik dan nantinya akan menambah kawasan kumuh di Jakarta apabila pembiaran itu terus dibiarkan.
Berita Terkait
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Ramalan Ahok Soal Banjir Sampai Monas Meleset, Ini Kata Pramono Anung
-
Janji Rano Karno Benahi Tanggul Pantai Mutiara yang Mulai Rembes
-
Misteri Sumber Waras Berakhir: KPK Hentikan Penyelidikan, Gubernur Pramono Bisa Ambil Alih Aset
-
Puput Nastiti Devi Umumkan Kehamilan Anak Ketiga Lewat Foto Keluarga Harmonis
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi