Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengklarifikasi informasi terkait izin penjualan minuman keras di bawah lima persen di supermarket yang kemudian diprotes dan minta dicabut oleh Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta.
"Enggak, sebenarnya pengertiannya bukan begitu. Yang dimaksud alkohol itu yang di atas 18 persen atau berapa persen. Itu ada aturan menteri perdagangan untuk menjabarkan itu," kata Ahok usai menghadiri sidang paripurna DPRD terkait pandangan fraksi di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan bahwa penjualan minuman beralkohol di bawah lima persen masih diperbolehkan di supermarket.
"Yang boleh itu di bawah lima persen. Jadi sudah ada pengaturannya. Kita mengacu kepada peraturan lebih tinggi. Jadi yang mau ditafsirkan tadi bukan alkohol lima persen tidak boleh, hanya penjualannya dibatasi," kata dia. "Itupun yang belinya mesti tunjukin KTP umur 18 tahun."
Ahok juga mengatakan minuman beralkohol di atas lima persen juga masih boleh dijual, asalkan tempatnya hanya di klub-klub malam maupun cafe.
"Misalnya alkohol di atas 18 persen, 50 persen boleh gak? Boleh. Di kafe apa di klub mana, di restoran itu ada aturannya," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar