Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggenjot pendapatan pajak daerah tahun 2015 melalui penerapan sistem online.
"Pajak online sampai dengan tahun 2014 telah diperoleh wajib pajak sebanyak 4.690 dan pada tahun 2015 ditargetkan mencapai 10.951 wajib pajak," ujar Basuki yang biasa disapa Ahok di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2015).
Untuk mencapai target tersebut, Ahok sudah mempersiapkan beberapa cara, yakni, pertama memberlakukan peraturan tentang standarisasi alat transaksi elektronik, mewajibkan wajib pajak untuk menggunakan alat transaksi elektronik dan pelaporannya, melakukan audit sistem informasi wajib pajak, menggunakan fiber optik untuk pengganti wireless network, melakukan standarisasi sistem informasi bagi wajib pajak, dan melakukan pembangunan sistem aplikasi sesuai spesifikasi mesin cash register.
"Berkaitan dengan kerja sama sistem pajak online hanya dengan BRI, dapat saya sampaikan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terbuka bekerja sama dengan semua bank dalam hal cash management system sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai kebijakan peningkatan pajak juga akan melihat beberapa hal, mulai dari mempertimbangkan kondisi ekonomi makro daerah, potensi masing-masing jenis pajak serta melakukan evaluasi dan analisis kinerja unit kerja perangkat daerah.
"Melakukan penyesuaian pengelompokan zona nilai tanah pada pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2) untuk lebih menjamin ada keadilan dan akurasi data," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan