Suara.com - Komisi Pemilihan Umun Provinsi Papua, memastikan bahwa empat kabupaten di Provinsi Papua bakal melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2015 ini. Hal itu sudah dapat dilihat dari hasil Rakornas KPU RI pada 14 Januari 2015, terkait persiapan Pemilu serentak di seluruh Indonesia.
Anggota Komisioner KPU Papua, Betty Wanane mengungkapkan, dari rakornas itu KPU Provinsi Papua mendapat resume dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) bahwa empat kabupaten di Papua yang akan melakukan Pilkada yakni kabupaten Nabire, Asmat, Keerom dan Waropen.
Namun, KPU Provinsi Papua masih mempertanyakan resume yang dikeluarkan Depdagri, terkait dengan adanya 9 bupati yang pada tahun 2016 akan berakhir masa jabatannya.
“KPUD Papua mempertanyakan bagaimana yang masa jabatan bupati berakhir tahun 2016, dimana jika pada semester pertama tahun 2016 masa jabatan berakhir alangkah baiknya pelaksanaan pemilu Bupati dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pemilu 2015. Opini ini kami sudah sampaikan ke KPU RI dan oleh KPU RI menyatakan masih menunggu putusan eksekutor ketika UU Pemilu di sahkan,” ungkap Betty, Rabu (21/1/2015) di Jayapura, Papua.
Masih dikatakan Betty, untuk provinsi Papua sebenarnya ada 13 kabupaten/kota yang masa jabatan berakhir tahun 2015-2016, tetapi baru 4 yang sudah dapat resume dari Depdagri, sementara 9 kabupaten lainnya belum diberikan sinyal, apakah akan dilaksanakan pada tahun 2015 bersamaan dengan 4 kabupaten atau harus menunggu resume dari Depdagri.
Dalam rapat pleno KPU Provinsi Papua pada 17 Januari lalu, Betty membeberkan, Komisioner KPU Papua hanya membicarakan 4 kabupaten yang akan melakukan pemilu yakni menyangkut sosialisasi UU Pemilu 2014 dan persiapan pelaksanaan Pemilu oleh KPUD setempat.
Terkait untuk pelaksanaan pemilu bupati pada 4 kabupaten tersebut, proses pemilu sudah akan dilaksanakan pada awal Februari 2015 mulai dari pencalonan. Maka data penduduk sudah harus disampaikan Februari karena menjadi persyaratan untuk pencalonan.
“Syarat pengajuan calon yaitu memiliki 5 persen dukungan dari jumlah penduduk bagi calon Independen. Bagi calon dukungan partai politik harus memiliki 20 kursi di DPRD atau memiliki 25 persen suara sah untuk DPRD,” terang Betty.
Pendaftaran Pemilu sudah dijadwalkan yaitu pada tanggal 20 Februari 2015, kemudian tanggal 26 Februari 2015 sudah ditetapkan dari bakal calon menjadi calon.
Selain itu, Betty mengakui pula masih terjadi perdebatan terkait bupati yang masa jabatannya berakhir tahun 2016 dan 2018. Ada pihak yang mengusulkan untuk membarengkan pelaksanaan pemilihannya, namun ada pula yang menilai, kesembilan kabupaten akan menunggu terlalu lama jika masa jabatan bupatinya berakhir tahun 2016.
"Namun jika dilakukan pemilihan maka masa jabatan bupati terlalu pendek hanya 2 tahun. Dan ini masih dalam pembahasan ditingkat Komisi II DPR RI dan KPU Pusat,” katanya.
Ditegaskan kembali, KPU Provinsi Papua hanya fokus melaksanakan Pilkada bagi empat kabupaten selagi belum ada petunjuk lain dari Depdagri. (Lidya Salmah).
Berita Terkait
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD
-
Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK
-
Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular