Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengatakan kasus Camat Yani Wahyu Purwoko yang diduga menodongkan airsoft gun ke Romlih H Solo (50), warga Kampung Asem, RT 06/RW 05, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, sudah selesai.
"Itu sama saudaranya, dia orang lapangan. Airsoft gun-nya di taruh di meja, bukan ditodongin dan sudah damai juga di polisi," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/1/2015).
Terkait dengan ancaman Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta untuk menurunkan jabatan Yani menjadi staf karena kasus itu, kata Djarot, urung dilakukan setelah mengetahui duduk persoalannya.
"Itu kan peringatan. Tidak boleh seperti itu (main copot). Peringatan tertulis, tidak boleh dong arogan. Siapapun juga," kata Djarot.
Djarot mengatakan dari hasil evaluasi, kinerja Camat Yani selama ini termasuk cukup bagus dan ia sering turun ke lapangan.
Seperti diketahui, kasus penodongan airsoft gun itu terjadi pada Selasa (20/1/2015) dini hari. Saat itu, Yani melarang Romlih untuk menjual tanah dan ia juga sempat mengancam akan menembak.
Kasus itu kemudian dilaporkan Romlih ke pihak yang berwajib.
Berita Terkait
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Djarot 'Ngamuk': Korupsi Segede Gajah Lewat, Kenapa Hasto dan Tom Lembong yang Cuma 'Kutu' Dihajar?
-
Jokowi Disebut Punya Kans Pimpin PSI, Djarot PDIP: Kita Nggak Ngurus, Kan Sudah Dipecat
-
Djarot di Pembekalan Kepala dan Wakil Kepala Daerah PDIP: Anda Tidak akan Jadi Tanpa Partai Politik
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto