Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi berada di ujung tanduk, setelah tiga pimpinannya, yakni Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dilaporkan oleh sejumlah pihak ke Bareskrim Polri.
Menyikapi hal tersebut, Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP mengatakan bahwa pihaknya hanya bisa menunggu dan melihat langkah Mabes Polri dalam menindaklanjuti kasus ini.
"Apakah kebetulan atau disengaja? Bila Pak Zulkarnaen juga dilaporkan, maka akan sangat sempurna kasus ini," ujar Johan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/1/2015).
"Sekarang tergantung Mabes Polri, apakah kasus ini akan cepat ditindaklanjuti, yang kemudian membuat pimpinan KPK, satu per satu diberhentikan," lanjut Johan.
Seperti diketahui, tiga pimpinan KPK, yakni Abraham Samad pada Kamis (22/1/2015), Bambang Widjojanto Jumat (23/1/2015) dan Adnan Pandu Sabtu (24/1/2015) dilaporkan tersangkut kasus hukum oleh sejumlah pihak ke Bareskrim Polri.
Bahkan, Bareskrim Polri sempat menangkap, dan menahan Bambang Widjojanto, sebelum akhirnya dilepaskan pada Sabtu (24/1/2015) dini hari.
Bambang, pada Senin (26/1/2015), akhirnya memutuskan untuk menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Wakil Ketua KPK. Namun, permohonan itu langsung ditolak oleh seluruh pimpinan KPK, hingga membuat nasib Bambang Widjojanto, kini, berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ironisnya, Presiden Jokowi, sampai kini, justru bersikap jauh dari tegas. Jokowi belum melakukan keputusan apapun untuk mengakhiri polemik yang terjadi di tubuh KPK.
Berita Terkait
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Beri Ucapan Selamat HUT ke-12 Suara.com, Ketua KPK Tekankan Peran Media dalam Pemberantasan Korupsi
-
Praperadilan Ditolak, Yaqut Cholil Qoumas Tetap Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
-
Terjaring OTT, Bupati Rejang Lebong Resmi Ditahan KPK
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah