Suara.com - Nasib Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri tetap berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Langkah Budi melayangkan praperadilan terhadap KPK, dinilai bakal sia-sia, bila Jokowi tetap tidak menitahkannya menjadi orang nomor satu di tubuh Polri.
Hal itu dikatakan Komisioner Kompolnas Edi Hasibuanm saat dihubungi suara.com, Minggu (1/2/2015).
"Putusan pengadilan akan dikembalikan lagi kepada Presiden Jokowi," kata Edi.
"Tinggal nanti keputusan presiden, apakah tetap dilantik atau tidak. Misalnya pengadilan memenangkan gugagan Budi, bisa saja dilantik bisa saja tidak. Misalnya gugatan ini ditolak juga bisa saja dilantik bisa saja tidak," dia menjelaskan.
Karena itu, Edi tak mau berandai-andai soal putusan pengadilan terhadap nasib Budi Gunawan.
Lebih lanjut Edi mengatakan bahwa Kompolnas akan mengawal praperadilan Budi Gunawan, meski dari jarak jauh.
“Lebih baik, kita pantau pelaksanaannya. Dan semua pihak harus menghormati apapun keputusan pengadilan,” katanya.
Sebelumnya, mantan Wamenkumhan Denny Indrayana mengatakan bahwa praperadilan yang diajukan Budi Gunawan patut untuk diawasi.
Denny menilai, hakim yang memimpin praperadilan, yakni Sarpin Rizaldi bermasalah, karena sudah delapan kali dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY) terkait kasus hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku