Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan, PDI Perjuangan dan koalisinya tidak memberikan tekanan kepada Presiden Jokowi, melainkan lebih bersifat mengingatkan.
Hal itu dikatakan Hendrawan, menanggapi sikap Partai pendukung Presiden Jokowi, tentang posisi Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri.
"Tidak (menekan), kalau PDI Perjuangan lebih mengingatkan, bukan menekankan," kata Hendrawan di DPR, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
PDI Perjuangan, sambungnya, dalam posisi mendukung semua kebijakan pemerintah Jokowi-JK, termasuk mendukung pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri.
"Hal itu sesuai dengan Rakernas Oktober 2014. PDI Perjuangan berada di belakang Presiden," kata dia.
Soal pelantikan Budi Gunawan, Hendrawan menerangkan, Jokowi tidak perlu ragu.
Jokowi, sambungnya, juga tidak perlu mengikuti saran dari pihak-pihak yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas.
Urusan Kapolri, sambungnya, cukup diserahkan kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
"Ini kan, semuanya ditemui, kalau terlalu banyak kan akan rumit. Dan semua yang dasar hukumnya jelas mendukung, yang dasar hukumnya tidak jelas menolak," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta