Suara.com - Ketua DPP Hanura Syarifudin Sudding mengklaim sebanyak 34 DPD sepakat mendukung Wiranto untuk kembali memimpin Partai Hanura periode 2015-2020.
"Kader Hanura, baik yang di pusat maupun di daerah , kemarin pada saat rakernas meminta Pak Wiranto untuk memimpin Partai Hanura lima tahun ke depan," kata Sudding di DPR, Jakarta, Rabu (11/2/2015).
Dukungan kepada Wiranto diyakini akan tetap bulat sampai pada Musyawarah Nasional Partai Hanura yang kedua yang akan diselenggarakan di Solo pada 12 hingga 15 Februari 2015 dengan agenda memilih ketua umum.
Sudding menambahkan alasan alasan DPD tetap menginginkan Wiranto, antara lain karena figurnya sangat kuat internal Hanura.
"Ketokohannya dibutuhkan dalam partai ini. Kami tidak ingin seperti kawan-kawan di PPP dan Golkar, Hanura tidak ingin seperti itu sehingga kami memutuskan masih butuh figur Pak Wiranto untuk mempersatukan Partai Hanura," katanya.
Dengan masih mendukung Wiranto, kata Suding, bukan berarti tidak ada regenerasi kepemimpinan di Hanura.
Dalam Munas di Solo nanti, Presiden Joko Widodo, dan para pemimpin partai politik, termasuk Hary Tanoesoedibjo yang merupakan ketua partai baru, Perindo, akan diundang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang