Suara.com - DPR mengesahkan nama-nama alat kelengkapan dewan dari fraksi yang belum menyerahkan nama-nama melalui paripurna hari ini, Selasa (18/11/2014).
Dari lima fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), hanya dua fraksi yang menyerahkan secara lengkap, yaitu PPP dan Hanura.
Sementara, PDI Perjuangan, PKB dan Hanura, hanya menyerahkan sebagian nama anggota fraksinya untuk ditempatkan dalam alat kelengkapan dewan.
Fraksi PDI Perjuangan hanya menyerahkan susunan nama untuk anggota Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Hal itu juga dilakukan oleh Fraksi PKB. Sedangkan, Fraksi Partai Hanura hanya menyerahkan susunan anggota Baleg.
Pimpinan Sidang, Setya Novanto pun mengetuk palu sidang dan memberi waktu untuk fraksi-fraksi yang belum menyerahkan susunan anggota hingga pekan depan.
"FPDI Perjuangan, PKB, dan Hanura supaya menyampaikan secara tertulis, dan sudah dianggap disahkan di Paripurna. Kita tunggu Minggu ini," tegas dia.
Sementara, Fraksi Partai Nasdem tidak ada masalah untuk menyerahkan nama alat kelengkapan dewan, dari mulai komisi hingga badan di DPR.
Sedangkan untuk PPP, Setya menerangkan, dua perwakilan kubu partai berlambang Kabah itu, baik Hasrul Azwar dan Epyardi Asda juga sudah bersepakat untuk menyerahkan susunan anggota alat kelengkapan dewan secara bersama-sama. Nama yang sebelumnya diserahkan pun dianggap gugur dan digantikan dengan susunan yang baru.
"PPP tadi di ruangan saya dari jam 11.00 WIB sampai 14.00 WIB, ada Hasrul Azwar dan Epyardi Asda. Sementara saya didampingi Fadli Zon. Kita bersyukur ada kesepakatan bersama, sehingga siang ini untuk penyerahan nama-nama alat kelengkapan dewan akan ditayangkan nama-nama dari PPP yang akan ditandatangani oleh kedua belah pihak," kata Setya.
Berita Terkait
-
Guntur Romli Singgung Pernyataan JK: Jokowi Dinilai Berkhianat ke Banyak Tokoh
-
Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!
-
Cerita Inspiratif: Desa Hanura Lampung Tumbuh Lewat Sinergi Alam dan Warga
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi
-
Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam
-
Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit
-
Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara
-
RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga
-
Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh
-
Diduga Ada Main Mata Dana CSR, KPK Telusuri Uang Panas di Lingkungan Pemkot Madiun
-
Wamenaker: Kompetisi Teknisi Digital Jadi Pintu Perluas Lapangan Kerja
-
Anne Hathaway Ucapkan Insya Allah Saat Bahas Sekuel The Devil Wears Prada 2
-
Komnas Perempuan: UU PPRT Bongkar Akar Diskriminasi Kerja Domestik