Suara.com - Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa, Ban Ki Moon meminta Indonesia untuk tidak mengeksekusi 10 terpidana mati kasus obat-obatan terlarang. Terpidana mati yang akan segera dieksekusi tersebut merupakan warga negara Australia, Brasil, Prancis, Ghana, Nigeria, Filipina dan Indonesia.
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan, Ban Ki Moon sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi pada Kamis lalu untuk mengungkapkan kekhawatirannya tentang pelaksanaan hukuman mati di Indonesia.
“PBB menentang hukuman mati dalam segala bentuk situasi. Sekjen PBB sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah Indonesia untuk tidak melaksanakan hukuman mati kepada terpidana kasus obat-obatan terlarang,” kata Stephane.
Indonesia masih menerapkan hukuman mati kepada terpidana kasus obat-obatan terlarang. Bulan lalu, sudah ada lima terpidana mati yang dieksekusi. Bulan ini, Jaksa Agung Prasetyo sudah memastikan aka nada 10 terpidana mati lainnya yang juga akan segera dieksekusi. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar
-
Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis
-
Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei
-
Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang