Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi wacana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI untuk melengserkannya lewat hak interpelasi. Menurut Ahok, itu hak DPRD.
Sebelumnya, Ahok dianggap sudah melakukan pelanggaran hukum yaitu mengirimkan draf APBD DKI Jakarta 2015 yang tidak dibahas bersama dengan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri. DPRD nilai itu pelanggaran hukum.
"Interpelasi hak DPRD. Saya mantan anggota DPRD tingkat dua dan mantan DPR RI, hak interpelasi adalah hak anggota DPR dan DPRD," ujar Basuki yang biasa disapa Ahok di Hotel Sun City, Jakarta Barat, Sabtu (14/2/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur ini tak merasa gentar mendengar penyataan dari DPRD. Bahkan ia sangat suka dengan keinginan dewan yang diketuai Prasetyo Edhi Mursadi itu.
"Interpelasi lebih bagus, biar kita jawab. Semua wartawan semua masyarakat bisa melihat apa yang terjadi dengan DPRD," kata Ahok kesal.
Sebelumnya, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 DKI Jakarta telah disahkan DPRD DKI Jakarta dan telah diserahkan ke Kemendagri. Namun tak lama berselang, dokumen itu dikembalikan. Ahok pun naik pitam serta menuding ada oknum di DPRD yang sengaja mengirim surat tersebut kepada Kemendagri. Kemendagri menilai pengembalian dokumen APBD DKI tahun 2015 dilakukan karena pengiriman tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 58 Tahun 2005.
Dihubungi suara.com, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengklaim seluruh anggota DPRD sudah sepakat untuk mengajukan usulan untuk memakzulkan atau melengserkan Ahok. Pemakzulan itu dilakukan karena Ahok sudah melakukan pelanggaran hukum yaitu mengirimkan draf APBD DKI Jakarta 2015 yang tidak dibahas bersama dengan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri.
Taufik mengatakan, tindakan Ahok yang mengirim draf APBD DKI Jakarta 2015 yang bukan hasil pembahasan dengan dewan merupakan sesuatu yang ilegal dan melanggar hukum. Taufik juga sudah berencana mengajukan hak interpelasi kepada Ahok karena penyerapan anggaran APBD 2014 hanya sekitar 80 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah