Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, memanggil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Rabu (4/3/2015). Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui konflik antara Ahok dengan DPRD DKI Jakarta mengenai APBD 2015.
Ahok sendiri tiba sekitar pukul 08.50 WIB di Kemendagri. Ia ditemani Wakil Gubernur, Djarot Saiful Hidayat, dan Sekda DKI, Saefullah serta sejumlah pejabat DKI.
"Kami ingin mendengar, sebenarnya proses kami masuk ikut supervisi dan klarifikasi anggaran APBD DKI sudah cukup jauh, sehingga kami mau tahu mana yang diketahui (dari Pemprov DKI)," ujar Tjahjo di Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2015).
"Mendagri ingin kewenangan administrasi bersama DPRD dan eksekutif sebagai menteri punya kepentingan, jangan sampai ini tersandera. Kami masuk karena kami ingin ada evaluasi dengan APBD sebelumnya," tambah Tjahjo,
Tjahjo juga telah mengetahui, akibat konflik antara legislatif dengan eksekutif berujung ke ranah hukum, seperti telah dilakukan Ahok. Dengan begitu kata dia, Kemendagri tak mau mencampuri urusan itu.
"Urusan ada ranah poltik dan ranah hukum oleh Ahok, sebelumnya itu sudah disampaikan oleh beliau, tapik kami tidak ikut campur. Yang penting APBD jangan sampai tersandera," tegas Tjahjo
Selain itu, Tjahjo juga berharap Pemerintah Provinsi DKI dan DPRD bisa berjalan bersamaan. Sebab mereka adalah penyelenggara daerah yang seharusnya saling mendukung satu sama lain.
"Setelah ketemu dulu kita dengar Pak Ahok maunya bagaimana, DPRD bagaimana. Apapun mereka harusnya satu kotak dan diputuskan bersama karena satu daerah. Soal beda pendapat dan pemahaman yang sama silakan diskusikan dengan baik," tambah Tjahjo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang